TIPS MAKAN SEHAT SELAMA LEBARAN

Lebaran sudah dekat. Hari kemenangan hampir tiba. Telah sebulan kita berpuasa, mendekatkan diri kepada hadiratNya, bersujud, bersyukur, tirakat, matiraga, mengekang keinginan duniawi. Bahagia sekali rasanya, banyak rencana telah disusun: Tarawih terakhir, malam Takbiran, Sholat Ied, lalu sungkem pada orang tua, bersilaturahmi kepada sanak saudara, lalu liburan bersama keluarga.
Tapi…. ada bahaya yang mengintai…. makan tidak teratur, berlebihan, menjadi kesenangan yang berbahaya bagi kesehatan kita bila kita tidak waspada. Diare, gangguan pencernaan, gangguan tenggorokan, flu, dan juga yang sering tidak kita sadari adalah meningkatnya kadar gula darah, kolesterol total, Kolesterol LDL, dan Trigliserida, serta kadar Asam Urat. Lalu apa yang harus kita lakukan supaya kita tetap sehat? Berikut beberapa tips yang Lab Rampal bisa bagikan :

Saat berkunjung ke sanak saudara dan handai taulan, pasti kita disuguhi bermacam-macam makanan maupun minuman yang menggoda selera. Kita tidak boleh lapar mata. Apalagi menggunakan rumus aji mumpung. Tetapi menolak suguhan tuan rumah akan menjadi perbuatan yang kurang sopan. Maka kita harus bijak memilih apa yang kita santap. Ingat, hari itu kita tidak hanya datang ke satu rumah saja, sehingga tawaran makan dan minum pasti berkali-kali.
1. Pilih minuman air mineral saja. (Biarpun tersedia macam-macam minuman, sirup, dan sebagainya yang menggoda tenggorokan yang mulai kering).
2. Pilihlah buah-buahan saja (pisang atau jeruk atau salak,  dll).  Ambil dan makan 1 buah saja.  Bila adanya makanan ringan, pilihlah camilan yang tidak terlalu manis atau gurih karena digoreng (Padahal hampir sebagian besar makanan yang tersedia manis dan berbahan tepung, margarin, atau gorengan). Pilihan jatuhkan pada kacang rebus atau kacang oven. Atau kalau kita memilih kue kering (biskuit atau cookies), crakcers, kerupuk, atau keripik, ambil 1 atau 2 buah saja, tidak lebih.

3. Bila kita menghormati tuan rumah dengan menuruti ajakan makan besar, maka usahakan tidak mengkonsumsi karbohidrat (lontong, ketupat, nasi, atau mie). Pilihlah sayur-sayuran dan ikan saja. Bila bersantan, usahakan tidak mengambil kuahnya.
4. Usahakan tidak mengkonsumsi makanan yang pedas dan minuman yang asam.
5. Yang tidak boleh dilupakan adalah tetap beraktivitas fisik. Misalnya berkunjung ke tetangga atau sanak saudara handai taulan yang rumahnya bisa dijangkau dengan jalan kaki, kita pilih untuk berjalan kaki saja. Bila memungkinkan, lakukan olah raga di sore hari. Pada saat liburan bersama keluarga, selalu bawalah sepatu olah raga atau baju renang agar kita selalu bersemangat untuk beraktivitas, jalan kaki, jogging, atau berenang.

Memang, tips di atas terbayangkan sangat tidak enak. “Masa, acara setahun sekali banyak larangannya…” Tetapi pola pikir kita yang harus diubah sedikit…. “Masa, acara setahun sekali tidak bisa kita lalui dengan bugar dan sehat?”
Nah,… kita semua berharap Lebaran kali ini, 1 Syawal 1439 H, menjadi Lebaran tersehat yang pernah kita lalui.

“SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI, MOHON MAAF LAHIR DAN BATIN”

MINUM OBAT BOLEH DENGAN AIR DEGAN

Seringkali orang berpendapat minum obat tidak boleh dengan air degan (kelapa muda), karena takut air degannya menetralisir obat. Pendapat itu sepenuhnya keliru.

Air degan (juga dengan degannya), sangat baik untuk banyak kondisi. Selain rendah kalori, bebas lemak dan kolesterol, juga kaya akan elektrolit terutama Kalium,  bahkan kandungan Kalium nya lebih tinggi dari 4 buah pisang. Air degan juga merupakan cairan “super hidrasi” yang dapat mengembalikan keadaan kekurangan cairan dengan baik.

Secara natural, air degan terasa manis, sedikit gurih, karena mengandung gula (karbohidrat) yang mudah dicerna dan elektrolit. Jangan dibandingkan dengan santan atau minyak kelapa, karena air degan yang berupa cairan bening itu merupakan isi dari buah kelapa, terutama kelapa muda, bahkan degan ijo (degan hijau) sangat baik sekali. Sedangkan santan berasal dari perasan air daging kelapa tua, dan minyak kelapa berasal dari daging kelapa tua tersebut.

Air degan dapat menggantikan kehilangan cairan akibat beberapa kondisi seperti keringat berlebihan (yang terjadi pada penderita demam), diare, muntah, jauh lebih baik daripada minuman untuk olahraga atau minuman kemasan lainnya. Air degan dapat mengurangi rasa mual, perut sebah, dan rasa tidak enak pada perut, terutama bila dikonsumsi dengan menambahkan es batu atau dikonsumsi dalam keadaan dingin.

Air degan harus hati-hati sekali diberikan pada penderita gangguan ginjal, baik akut maupun kronis, juga pada beberapa kelainan jantung, karena kandungan Kalium nya yang tinggi.

Minum obat bersama dengan air degan sangat baik sekali. Tidak ada kandungan dalam air degan yang dapat menetralisir efek obat. Air degan bersifat basa. Oleh karena itu seringkali digunakan untuk menetralisir racun (bukan obat) yang bersifat asam. Air degan juga mengandung suatu zat yang masih diteliti sebagai anti virus. Berbeda dengan minuman lain seperti teh atau kopi yang sering menimbulkan perdebatan, apakah boleh atau tidak diminum bersama dengan obat. Teh tidak boleh diminum bersamaan dengan vitamin yang mengandung zat besi. Tanine di dalam teh akan menghambat penyerapan zat besi. Oleh karena itu teh juga tidak baik digunakan sebagai minuman setelah makan. Untuk menambah penyerapan zat besi, sangat baik makanan atau vitamin yang mengandung zat besi dikonsumsi bersama dengan minuman yang mengandung vitamin C, seperti air / jus jeruk atau tomat atau strawberry. Sedangkan kopi, tidak boleh dikonsumsi bersamaan dengan obat flu, obat asma, dan beberapa obat hipertensi, karena akan meningkatkan efek “takikardi” (denyut nadi atau detak jantung yang lebih cepat).

Jadi, minum obat dengan air degan, sungguh aman dan sangat dianjurkan.

Kandungan Gizi
Kalori (kcal) 18
Jumlah lemak 0,2 g
Lemak jenuh 0,2 g
Lemak tak jenuh 0 g
Kolesterol 0 g
Natrium 105 mg
Kalium 250 mg
Jumlah Karbohidrat 3,7 g
Serat pangan 1,1 g
Gula 2,6 g
Protein 0,7 g
Vitamin A 0 IU Vitamin C 2,4 mg
Kalsium 24 mg Zat besi 0,3 mg
Vitamin D 0 IU Vitamin B6 0 mg
Vitamin B12 0 µg Magnesium 25 mg

KAPAN PEMERIKSAAN GULA DILAKUKAN

Seringkali kita bertanya, idealnya periksa kadar gula kapan ya?

Pada orang sehat tanpa risiko, pemeriksaan kadar gula darah puasa, kadar gula darah 2 jam setelah makan, dan HbA1c sebagai kontrol gula rata-rata harian perlu rutin dilakukan setiap tahun sebagai check up rutin setelah berusia 30 tahun.

Pada orang sehat dengan risiko (ada keturunan kencing manis, baik dari ayah atau ibu; obesitas; lahir sebagai bayi besar; pola makan suka karbohidrat dan manis-manis tetapi tidak diimbangi olah raga), pemeriksaan kadar gula darah puasa, kadar gula darah 2 jam setelah makan, dan HbA1c sebagai kontrol gula rata-rata harian perlu rutin dilakukan setiap tahun sebagai check up rutin setelah berusia 30 tahun. Bila sudah mulai terjadi peningkatan kadar gula darah puasa, meskipun belum termasuk kriteria penderita diabetes, harus waspada dengan segera mengubah pola hidup (kurangi karbohidrat, kurangi manis, olah raga teratur dan terukur minimal 3 kali / minggu selama 1/2 – 1 jam) dan lakukan pemeriksaan gula darah puasa, gula darah 2 jam setelah makan, dan HbA1c secara rutin 3 bulan sekali.

Pada orang dengan toleransi glukosa terganggu (kadar gula darah puasa antara 100 – 126 mg/dL dan / atau kadar gula darah 2 jam setelah makan antara 140 – 200 mg/dL dan / atau HbA1c antara 5,7 – 6,5 %) pemeriksaan kadar gula darah puasa, 2 jam setelah makan, dan HbA1c perlu rutin dilakukan 3 bulan sekali atau sesuai petunjuk dokter.

Pada penderita Diabetes Mellitus (Diabetisi) pemeriksaan HbA1c perlu dilakukan minimal setiap 3 bulan sekali. Pemeriksaan kadar Gula darah puasa dan kadar gula darah 2 jam setelah makan penting diperiksa rutin:

  1. Menurut petunjuk dokter.
  2. Minimal 1 minggu setelah awal minum obat diabetes atau penggantian dosis atau jenis obat.
  3. Setelah target gula tercapai, rutin diperiksa setiap bulan.

CARA MAKAN SEHAT SAAT RAMADHAN

Di bulan yang suci ini sering kali terjadi “salah kaprah” soal makanan. Pengeluaran belanja bulanan membengkak, tetapi gangguan kesehatan terutama sakit tenggorokan dan gangguan pencernaan juga malah sering terjadi. Puasa di bulan Ramadhan seharusnya membuat tubuh menjadi sehat, segar dan bugar. Selain karena iman dan penghayatan, aturan berpuasa justru menjadi semacam “detok” bagi tubuh kita. Kadar gula darah terkendali, tekanan darah terkendali, kadar kolesterol menurun, dan tubuh menjadi segar. Dengan catatan, kondisi itu terjadi bila aturan makan benar.

  • Takjil. Setelah lebih dari 12 jam perut kita kosong tidak diisi cairan maupun makanan, kondisi lambung kosong kita hanya berisi asam lambung. Tubuh kita selama aktivitas di siang hari menggunakan energi yang berasal dari makan sahur, dan bila kurang, membongkar cadangan kalori yang tersimpan baik di bawah kulit, otot, maupun di hati. Perut yang lama kosong dan tenggorokan yang kering sangat baik bila di”cuci” dengan segelas air. Lalu, dalam kondisi ini, takjil saat berbuka yang wajib disantap adalah jenis makanan atau minuman yang mengandung kalori yang cepat dibongkar (bukan glukosa). Contoh makanan ini adalah kurma, atau buah-buahan segar, juga jus buah segar yang banyak mengandung fruktosa yang lebih cepat diubah menjadi energi. Kesalahan kita adalah:
    • Mengkonsumsi minuman/makanan manis tinggi glukosa seperti kolak, dawet, dan sebagainya. Energi dari glukosa akan dibongkar saat kita tidur dan malah menumpuk sehingga menyebabkan kenaikan berat badan.
    • Minum air dingin akan seperti menyiram air es ke wajan yang panas dan mengakibatkan iritasi lapisan tenggorokan karena perubahan mendadak ini, walaupun di awal terasa segar. Maka tidak jarang sering terjadi radang tenggorokan.
  • Makan malam. Setelah mengkonsumsi takjil, sangat baik bila tidak langsung santap besar. Makan malam dilakukan setelah sholat tarawih. Makan malam tidak boleh “kalap”. Makan malam dengan sedikit nasi tetapi banyak sayur sangat baik karena setelah itu aktivitas kita hanya tidur malam.
  • Makan sahur. Makan sahur wajib dilaksanakan, maka usahakan tidak terlambat bangun. Makan sahur bertujuan menyiapkan energi dan cukup cairan selama berpuasa. Makan dan minum sahur sangat baik bila disajikan hangat, karena makanan dan minuman hangat akan memperlambat pengosongan lambung, sehingga tidak mudah lapar. Jenis makanan yang dianjurkan adalah makanan yang lambat diubah menjadi energi seperti nasi goreng, rawon, soto, dengan lauk lengkap. Energi yang disediakan dari makan sahur akan siap 3 – 4 jam setelah makan sahur, dan itu pas dengan aktivitas kita. Tidak dianjurkan terlalu asin, karena akan mempercepat timbulnya rasa haus. Minum manis sangat dianjurkan seperti teh manis hangat atau susu hangat, atau kolak hangat. Keadaan akan berbeda bila setelah makan sahur berencana tidur kembali. Maka kebalikan dari itu semua yang dianjurkan. Supaya tidak terjadi gangguan pencernaan, maka minuman dingin dan makanan dingin yang dikonsumsi, sehingga mempercepat pengosongan lambung dan tidur dilakukan miring ke kanan. Dengan kondisi demikian maka perut “mbesesek” dan terasa sebah setelah bangun tidur pagi akan berkurang. Oleh karena itu, idealnya, setelah makan sahur, tidak tidur kembali, tetapi lakukan aktivitas ringan seperti bersih-bersih rumah, atau jalan pagi santai, niscaya tubuh akan bugar dan tidak lemas.

Nah, demikian tips Ramadhan kali ini. Semoga membantu. Pengeluaran keuangan keluarga tidak membengkak, malah jadi irit, dan tubuh menjadi sehat, bugar dan segar, ibadah pun barokah.

Selamat menunaikan ibadah puasa.

PARCEL LEBARAN PERSONAL EKSKLUSIF

GoLab tahun ini ingin membantu rekan-rekan memberikan parcel khusus kepada orang terdekat dengan mempedulikan kesehatan.

GoLab menyediakan 4 varian parcel :

  • Parcel Kolesterol
  • Parcel Diabetes
  • Parcel Hipertensi
  • Parcel Usia Indah

Masing-masing berisi bahan makanan / nutrisi pilihan bagi penyandang kondisi tertentu seperti Kolesterol tinggi, Diabetes Mellitus (kencing manis), Hipertensi (tekanan Darah Tinggi), dan untuk dewasa di atas 50 tahun (usia indah).

PAKET KOLESTEROL

Pemeriksaan paket Kolesterol terdiri dari pemeriksaan : Kolesterol Total, Kolesterol LDL, Kolesterol HDL, dan Trigliserida, ratio Kolesterol Total / Kolesterol HDL, Kolesterol Non-HDL, Skor Framingham.

Pemeriksaan Kolesterol Total merupakan pemeriksaan kolesterol “penyaring” (skrining). Pada kadar kolesterol Total yang meningkat, perlu dicari Kolesterol jenis yang mana yang meningkat, apakah kolesterol jahat atau kolesterol baik. Kolesterol jahat itupun harus dibedakan apakah kadar Kolesterol LDL yang meningkat atau Trigliserida yang meningkat, karena pengobatan untuk menurunkan kadar kedua jenis lemak itu berbeda.

Kolesterol LDL adalah kolesterol jahat. Sifatnya yang atherogenik menyebabkan terjadi timbunan plak di dinding pembuluh darah sehingga menyebabkan penyempitan pembuluh darah yang lama kelamaan akan menyebabkan pembuntuan. Pembuntuan di pembuluh darah otak menyebabkan stroke, dan pembuntuan di pembuluh darah jantung menyebabkan Penyakit Jantung Koroner.

Kolesterol HDL adalah kolesterol baik. Kolesterol HDL sebagai kendaraan akan membawa LDL untuk dibersihkan dari aliran darah dan dibawa ke liver.

Trigliserida banyak dipengaruhi oleh pola hidup, yaitu pola makan dan aktivitas fisik. Trigliserida adalah bahan Kolesterol LDL, oleh karena itu kadar Trigliserida yang tinggi merupakan salah satu faktor risiko juga terjadinya stroke atau Penyakit Jantung Koroner.

Ratio Kolesterol Total / HDL untuk menilai cukup tidaknya HDL sebagai kendaraan untuk membuang lemak jahat dari aliran darah. Semakin rendah ratio ini (< 5) semakin baik.

Kolesterol Non-HDL adalah jumlah semua kolesterol jahat.

Skor Framingham adalah nilai yang digunakan untuk menentukan risiko terkena Penyakit Jantung Koroner dalam 10 tahun ke depan. Skor ini berdasar jenis kelamin, umur, kadar Kolesterol Total, Riwayat hipertensi dan riwayat merokok.

Dengan paket pemeriksaan Kolesterol ini, kita dapat menilai bagaimana kondisi kita, memerlukan terapi penurun kolesterol atau tidak, dan dapat menilai risiko terkena Penyakit Jantung Koroner.

 

3 J (JUMLAH, JENIS, JADWAL)

Memang menakutkan divonis terkena “Diabetes Mellitus” atau yang disebut “Kencing Manis”.  Seolah-olah hidup telah berakhir dan ingin menolak bahwa diagnosa itu tidak benar, dan seterusnya. Penolakan ini yang mengakibatkan orang lalu bukannya mencari cara hidup dan pengobatan yang benar, tetapi malah menggunakan pengobatan alternatif yang “katanya” tetangga, paling manjur dan bisa sembuh. Padahal, dengan mengetahui jumlah, jenis, dan jadwal konsumsi, seorang “Diabetisi” (penderita Diabetes Mellitus) bisa hidup sehat, sesehat orang normal.

Dalam hal makanan, kita atur sebatas kurang lebih 1500 kalori per hari yang terdiri dari karbohidrat, protein, lemak dan serat. Jadwal makan (tidak harus makan nasi) kita atur tiap 3 jam sekali (3 kali makan besar dan 3 kali makan ringan). Menimbang bahan makanan sangat ideal sih, tetapi kalau malas, dikira-kira saja supaya tidak merepotkan dan tetap nikmat disantap (Lih. artikel “BATASI KARBOHIDRAT YUK !”).

Susu khusus untuk Diabetisi (Ct. Diabetasol) dapat diminum 2 kali sehari, per saji menyediakan 260 kalori. Snack bar khusus (Ct. Diabetasol Bar) dengan jumlah 90 kalori, dapat dijadikan makanan selingan. Sedangkan cereal khusus (Ct. Diabetasol Cereal) menyediakan jumlah 130 kalori dapat dikonsumsi sebagai menu sarapan.

Dalam hal olah raga,  kita lakukan secara teratur dan terukur. Kita pilih jenis olah raga yang bersifat “kardio” atau aerobik seperti jalan, jogging, bersepeda, atau yang paling baik adalah berenang. Bagi yang tidak bisa berenang, sekarang dijual pelampung punggung agar tetap bisa olah raga di dalam air. Olah raga ini dilakukan secara rutin 3 – 5 kali per minggu. Lama latihan antara 30 – 60 menit. Bila selama ini tidak pernah berolah raga, lakukan secara bertahap hari demi hari semakin meningkat dalam hal waktu dan intensitasnya.

Kontrol rutin kadar gula. Selain kadar gula darah puasa, kadar gula 2 jam setelah makan, juga sangat penting dilakukan pemeriksaan HbA1c, yaitu suatu pemeriksaan yang menginformasikan kepada kita berapa kadar gula rata-rata harian kita dalam 3 bulan terakhir. Kontrol gula darah puasa dan gula darah 2 jam setelah makan dilakukan sesuai petunjuk dokter, dan bila kadar gula sudah terkontrol, pemeriksaan dapat dilakukan sebulan sekali, bahkan lebih. Sedangkan pemeriksaan HbA1c dilakukan setiap 3 bulan sekali, atau bila sudah terkontrol, bisa lebih lama.

MAKAN MIE INSTAN?

Sudah sering kita mendengar hal-hal yang kita tidak tahu pasti kebenarannya tentang makan mie instan. Bahkan di medsos beredar video ataupun tulisan tentang mie instan yang kita juga tidak tahu pasti kebenarannya. Padahal, data mengatakan, penjualan mie instan di Indonesia sebesar 18,1 milyar bungkus per tahun!!! Yuk kita telaah…..

Kita mulai dari cara memasak: memasak mie instan dianjurkan sesuai dengan cara penyajian yang tercantum di belakang kemasan. Untuk mie instan kuah, jangan dibuang kuahnya. Justru di dalam kuah itu terkandung zat-zat gizi. Kita tahu mie instan kaya karbohidrat dan lemak, tapi rendah gizi. Oleh karena itu oleh produsen mie instan, dilakukanlah proses fortifikasi, yaitu penambahan zat gizi berupa vitamin dan mineral dalam proses pembuatannya. Nah, kalau direbus, sebagian zat gizi itu larut dalam kuah, maka jangan dibuang ya, Guys. Kata orang ada lilinnya! Nah, ini sungguh menyesatkan. Tidak ada lilin dalam pembuatan mie instan. Mengapa mie bisa kenyal, karena terbuat dari tepung yang mengandung gluten (hindari makan mie pada penderita alergi gluten atau pada penderita autisme). Menjadi berminyak dan terbakar kalau disulut api, karena dalam proses pembuatannya, mie instan digoreng dalam minyak panas sehingga awet tanpa bahan pengawet.

Kandungan Gizi: 1 bungkus mie instan mengandung kurang lebih total 300 – 350 kkal. Untuk porsi makan kita tanpa aktivitas fisik berat, cukup menyantap 1 – 2 bungkus mie instan. Di dalamnya terkandung karbohidrat 46 g, lemak total 12 g, dan protein 7 g. Terkandung juga vitamin A, B1, B6, B12, Niasin, Asam folat, dan zat besi, juga Natrium, yang diperoleh dari proses fortifikasi dan di dalam bumbu-bumbunya.

Lemak dan Natrium yang terdapat di dalam mie instan sudah melebihi 40 % kebutuhan harian kita. Oleh karena itu pada penderita hipertensi dan gangguan kolesterol, hati-hatilah dalam mengkonsumsi mie instan. Jangan terlalu banyak. Beberapa penelitian menyebutkan pemberian mie instan justru dapat memperbaiki kekurangan gizi (zat besi dan asam folat), terutama pada ibu hamil yang biasanya memang agak kesulitan makan karena mual pada masa awal kehamilan. MSG yang terdapat dalam mie instan cukup aman dikonsumsi tanpa menimbulkan efek samping.

Penyajian mie instan dengan dilengkapi bahan-bahan pangan yang lain tentu sangat dianjurkan. Dengan penambahan sayuran hijau (sawi, selada, atau bahkan bayam), wortel, tomat, protein hewani seperti ayam rebus suwir, atau telur, atau bakso daging sapi, mie instan dapat menjadi menu pilihan yang disukai anak-anak yang rewel makan dan tidak mau makan nasi. Gizi tercukupi dan masalah anak rewel penyuka mie instan terselesaikan. Jadi, Ibu-Ibu, anak kos, dan kid jaman now, jangan takut lagi menyantap mie instan.

Selamat menikmati.

MACARONI SCHOTEL

Macaroni Schotel termasuk masakan rumah utama di negara-negara Eropa Utara. Dimasak di dalam pinggan yang berbahan utama makaroni dan dicampur dengan telur dan susu dengan tambahan lain seperti daging, sayuran, atau ikan. Pada umumnya di atasnya ditaburi dengan keju dan/atau tepung roti (remah roti). Campuran ini dipanggang di dalam oven, dan dihidangkan dengan saus.

Di Finlandia, makanan ini disebut makaronilaatikko atau di Swedia disebut makaronilåda, merupakan makanan yang paling populer di sana. Makanan ini dapat sebagai pengganti kentang sebagai sumber karbohidrat.

Di Indonesia, makanan ini disebut macaroni schotel. Karena negara kita dijajah Belanda selama 350 tahun, maka makanan ini diperkenalkan oleh Belanda selama masa penjajahan. ‘Schotel’ atau ‘schaal’ berarti piring atau pinggan, berasal dari bahasa Belanda, merujuk pada wadah yang digunakan untuk mencetak makanan ini. Versi Indonesia, macaroni schotel dibuat dengan menggunakan keju dan daging (daging sapi asap, kornet, atau sosis, atau ikan tuna).

Resep dari Mevrouw Sophie ini menghadirkan macaroni schotel dengan cita rasa Indonesia yang tidak meninggalkan resep aslinya dengan bahan utama makaroni, susu, telur, keju, dan dengan campuran kornet, daging asap, dan sosis. 1 buah macaroni schotel buatan Mevrouw Sophie mengandung karbohidrat 50 kal, Protein 57,8 kal, dan lemak 168 kal, dengan total 275,8 kal. Sebagai camilan sore hari teman secangkir hot chocolate atau kopi atau teh tanpa gula, cukup makan 1 buah saja. Sebagai pengganti nasi,  makan macaroni schotel buatan Mevrouw Sophie ini bisa 2 – 3 buah.

Selamat menikmati…

 

 

SECANGKIR HOT CHOCOLATE & HATIPUN BAHAGIA

Anda pernah merasa tidak semangat? Merasa sedih tanpa sebab?

Cobalah secangkir hot chocolate, dan kesedihan akan berlalu. Mengapa begitu?

Selain rasanya yang nikmat, dark chocolate mengandung flavonoid, suatu bahan yang menurunkan risiko sejumlah masalah kesehatan seperti kanker dan penyakit jantung. Flavonoid termasuk antioksidan yang akan meningkatkan kesehatan jantung. Semakin tinggi kadar coklatnya (dark chocolate), semakin besar kandungan antioksidannya. Antioksidan ini sama seperti yang terkandung pada teh hijau maupun anggur merah. Menurut AHA (Asosiasi jantung di Amerika), antioksidan ini akan membantu menurunkan tekanan darah dan menurunkan kadar kolesterol “jahat”. Coklat juga mengandung lemak “baik” (cocoa butter).

Selain itu, coklat  mengandung serotonin yang dapat meningkatkan “mood”.  Serotonin adalah hormon “bahagia”. Mengkonsumsi coklat pada saat sebelum dan waktu menstruasi sangat banyak membantu para wanita. Selain serotonin yang terkandung dapat memperbaiki suasana hati, kandungan besi dan Magnesiumnya juga penting untuk membantu para wanita yang “bad mood” saat penyakit bulanan datang.

Ternyata, coklat pun mengandung sedikit kafein (0,2 – 0,7 %). Bandingkan dengan kandungan kafein pada biji kopi kering (1,2 %) dan daun teh (3 %). Kopi robusta mengandung kafein 40 – 50 % lebih banyak daripada kopi biasa. Sedikit banyak, kandungan kafein ini juga membantu untuk meningkatkan semangat dan gairah beraktivitas.

Bila kita mengkonsumsi coklat, otak kita akan memproduksi dopamin, suatu hormon “semangat”, sehingga dikatakan meminum secangkir coklat hangat akan mengurangi stres.

Jadi,.. kalau pasangan Anda lagi ngambek, ada baiknya untuk membelikan secangkir hot chocolate atau sebatang coklat atau es krim coklat, atau brownies.

Selamat mencoba…